SANGAT LUCU KASUS REKENING GENDUT DITANGANI POLRI

Jakarta – Polri sudah menyebutkan ada 6 rekening perwira Polri yang bermasalah. Namun pengusutan kasus perwira Polri oleh institusi Polri sendiri dianggap sebagai sesuatu yang lucu.

“Ini lucu sekali, kasus ini kan menyangkut institusi polri, lucu kalau yang memeriksa itu polri sendiri,” kata Guru Besar Universitas Airlangga, Katjung Maridjan usai peluncuran buku Muhaimin Iskandar yang berjudul ‘Melanjutkan Pemikiran dan Perjuangan Gusdur’ di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Minggu (18/7/2010).

Menurut dia harus ada institusi lain yang menangani kasus ini. Misalnya, kejaksaan atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kalau yang mungkin menangani bisa KPK atau kejaksaan. Tapi saya rasa KPK  bisa melakukan ini,” kata dia.

Dia juga menjelaskan, kalau KPK diberikan kewenangan untuk melakukan pengusutan, tidak perlu ada tim independen. “Saya rasa, sampai saat ini belum perlu ada tim independen, asalkan KPK diberikan wewenang untuk melakukan pengusutan,” tutupnya.

itulah kutipan berita yang dilangsir media tentang kasus rekening gendut yang dimiliki para oknum tertentu di POLRI. Kasus yang telah meruak di publik tentang rekening yang tidak wajar bagi pengabdi bangsa dan negara  ditengah kemerosotan dan kesengsaran warga negaranya sesunggunya merupakan penghianatan terhadap nilai-nilai kebangsaan. Dimana dapat diketahui secara umum bahwa lahirnya bangsa indonesia ini merupakan cita-cita yang luhur bagi seluruh rakyat indonesia, dah rahmat bagi sluruh umat yang ada di Indonesia ini. Namun, semua itu telah dilupakan, bayangkan pendekar hukum di negeri ini telah keluar dari niat dan sifat terjangnya selaku penegak hukum. Secara sepintas menjadi benar apa yang dikatakan Susno Duaddji seorang komjend dengan bintang tiga, seraya saya teringat sepenggak kalimat yang beliau tuliskan dalam bukunya TESTIMONI SUSNO DUADDJI   bahwa, “POLRI BIARLAH KITA BERPISAH, DARI PADA KITA BERSAMA DEMI TEGAKNYA KEBENARAN” ini adalah pengakuan betapa tersiksanya seorang pendekat hukum yang sejati yang selama ini berada dalam kepungan orang-orang yang berpenampilan sebagai penegak hukum, tetapi sesungguhnya penuh dengan kemunafikan. Inlah asusmsi saya apa yang ingin dipesanka oleh sang jawara sejati di negeri ini yaitu KOMJEND SUSNO DUAADJI, Saya akan selalu mengenang bapak penegak hukum yang satria piningit

(ayu/Rez)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s