HIDUP ADALAH PERMAINAN

Suatu waktu saya menyempatkan waktu untuk melihat jadwal tayang film di bioskop HOLLYWOOD Kendari (Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara), tepatnya malam minggu. Kebetulan pada jadwal film yang ditentukan saya tertarik pada sebuah film barat, sehingga sayapun akhirnya memutuskan untuk menonton film tersebut.

Pada perjalanan cerita film ada dialog yang saya sempat mengingatnya dan merasuki alam berpikir saya yakni kurang lebihnya menurut kemampuan berbahasa inggris saya yakni LIFE OF THE GAMES dan itu kalau saya tidak salah artikan yakni HIDUP “ADALAH PERMAINAN”.

Kalau SUTRISNO BACHIR ketua DPP Pusat Partai PAN HIDUP ADALAH PERBUATAN saya lebih terkesan dengan kalimat sepenggal percakapan film yang saya nonton tersebut yakni “HIDUP ADALAH PERMAINAN”

Ada hal yang membuat saya berpikir tentang kalimat ini, yakni memang disadari ataupun tidak kita manusia hidup didunia ini sudah mempunyai keputusan dengan Yang Maha Kuasa, artinya kita sudah memiliki kesepakatan-kesepatakan yang setelah kita lahir kedunia itu kita lupa akan apa yang kita telah sanggupi. Asumsi saya adalah, kita bisa mengetahui kembali kesepakatan itu apabila kita bisa menghayati dan mengamalkan kalimat “AKU DEKAT ENGKAU DEKAT, AKU JAUH ENGKAU JAUH”, itu merupakan kalimat yang juga berlaku terhadap hubungan antara manusia (Human Relation), Dimana itu apabila diartikan, kalau kita memiliki kemampuan untuk bagaiman caranya membina hubungan baik dengan orang lain, maka otomatis kita akan dekat alias akrab dengan orang itu, dalam tafsiran anak remaja (abg) yang sedang dilanda kasmaran maka itu sering dikenal dengan “ TAK KENAL MAKA TAK SAYANG, TAK SAYANG MAKA TAK CINTA”, Itu ko tangkismi,.,,,,,,,,

HIDUP ADALAH PERMAINAN, terkadang orang mengeluarkan kalimat ini disaat tengah dilanda sebuah masalah, entah itu musibah yang buruk ataupuan baik. Namun, tatakala manusia itu terkadang di landa dengan kesenangan duniawi baik itu berupa kemewahan materi, ataupun yang bersifat keindahan dunia lainnya maka kalimat ternyata HIDUP INI ADALAH PERMAINAN terkadang sangat jarang diucapkan apalagi sampai dihayati. Akan tetapi apabila dilanda dengan masalah yang berupa musibah buruk, maka dengan mendesah dan dengan suara yang tertatih-tatih kalimat LIFE OF THE GAMES itu 99,9% dapat dipatikan diucapkan dan kemudian di sambung dengan kalimat, “sudah begini memang hidup di, ada susah ada senang,,,,,,,,,

Banyak juga orang, terkadang terjebak pada kalimat hidup adalah permainan ini, dengan menempuh hidup ini serba-serbi, alias hantam sembarangan, tidak ada jalur yang paten untuk diikuti, dinilai itu bisa diatur, contoh banyaknya pejabat menempuh kekuasaan demi memperkaya diri karena berasumsi hidup adalah permainan, sehingga asumsi BISA DI ATUR ITU BOSSS,, menjadi tradisi, “jadi ko aturmi itu KPK…………….hehe heeeen sory yahhh…”

Jadi, kalimat hidup adalah permainan itu merupakan asumsi yang tidak disadari merupakan penentu dalam melakukan sebuah perbuatan manusia, karena tidak akan mungkin manusia melakuakn sesuatu tanpa ada landasan yang menurutnya itu cukup meyakinkan hati dan pola pikirnya, dan menurut saya untuk hari ini, rata-rata orang entah pejabat bahkan penjahat sekalipun dalam melakukan aksinya dapat saya pastikan berasumsi dengan keyakinan bahwa HIDUP ADALAH PERMAIANAN yang bisa di atur.

Dalam persoalan ini, saya hanya dapat memberikan suatu gambaran yang sedeharna berdasarkan pengamatan saya, serta pengalaman saya pribadi dalam menjalani hidup ini, sehingga kita mesti menyadari bahwa walalupun hidup ini adalah sebuah permainan namun yang perlu kita ketahui bahwa, dalam melakukan permainan hidup ini kita bukanlah pelaku utama, yang memiliki kekuasaan untuk menyutradarai skenario cerita dalam hidup ini sepeuhnya, akan teapi ada pihak lain yang memiliki kewenangan yang tidak bisa di batasi oleh manusia sebagai mahluk khalifa di mukan bumi ini.Jadi walaupun kita juga bisa untuk mengatur sebagian hidup ini “dalam tanda kutip”, namun kita semestinya sadar bahwa yang bisa kita mainkan dalam hidup dan kehidupan ini hanyalah sebagian cerita yang tidak dihitung oleh yang saya maksudkan tadi, yakni tiada lain ALLAH SWT, (TUHAN YANG MAHA ESA).

Jadi, manusia pada hakekatnya harus tidak salah mengartikan kehidupan ini dengan istilah HIDUP ADALAH PERMAINAN, walaupun pada perjalanannya terkadang kita bisa melakukan perubahan suatu masalah dalam hal menyelesaikan sebuah masalah, karena munculnya salah tafsiran ini terkadang karena dimilikinya kekuasaan duniawiah disertai dengan kekuatan materi sehingga hukumpun terkadang dimainkan, akhirnya berasumsi paten bahwa “hidup adalah permianan”

Akhirnya saya hanya dapat mengajak marilah, kita secepatnya menyadari hidup ini adalah sebuah permainan akan tetapi yang mengatur permainan ini adalah kita sebagai manusia pelaku, sutradara patennya adalah ALLAH SWT. Seandainya dia mengginginkan kita harus menempuh ajal, maka tidak ada manusia yang bisa membantah ini, walaupun saksi mandraguna, jadi artinya kita marilah saling mengingatkan apabila ada yang salah jalan dalam hidup ini, KITA DEMO PEJABAT KALAU MEMANG ITU JELAS KESALAHAANNYA…………….itukan bagian dari mengingatkan lhoooooooo dan juga kan itu dipilih rakyat jadi harus saling diingatkan supaya amanah rakyat tidak di bawa kepada pemenuhan kehausan disegala bidannggggggg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s